Website Iklan Tayang Selamanya
Promo spesial hari ini posting iklan di situs web Iklan Sulawesi Tenggara murah sekali
setidaknya satu iklan Anda harus ada di Iklan Sulawesi Tenggara unikbaca.com ini, agar
pengakses dapat mencari dan tahu usaha Anda, posting di Iklan Sulawesi Tenggara murah
🎁 Hari ini sebar iklan massal murah ke 1.050 web! DISKON!

thumbnail

Trik Mencegah Agar Rantai Motor Tidak Putus di Tengah Jalan

Banyak pengendara motor yang rantai motornya putus di tengah jalan, padahal kita sedang diburu waktu. Nah tak mau hal itu terjadi kan. Apa yang mesti dilakukan agar rantai motor tidak putus di tengah jalan?

Berikut beberapa tips untuk Anda.

1. Yang wajib Anda lakukan adalah melumasi rantai motor secara berkala dengan menggunakan pelumas khusus rantai atau chain lube 2.000-3.000 km. Minimal satu bulan sekali. Langkah itu perlu dilakukan agar menjaga rantai tidak kering dan karatan. Gunakan dengan sikat kecil seperti sikat gigi supaya merata.

Tetapi melumeri oli dengan pelumas satu bulan sekali (2.000-3.000 km) tidak perlu dilakukan ketika rantai motor Anda menggunakan O-ring.

“Rantai yang menggunakan O-ring tidak perlu pakai pelumas cukup di bersihkan. Rantai O-ring bisa digunakan untuk motor besar,” kata Divisi Service PT YMKI, Muhammad Abidin kepada detikOto.

2. Bersihkan rantai dari kotoran dan air sebelum rantai dilumeri dengan pelumas. Sesering Anda mengecek kebersihan rantai, maka lebih baik.

3. Pastikan rantai memiliki ketegangan yang cukup. Tidak terlalu tegang dan
tidak terlalu kendur. Umumnya, rantai yang disetel terlalu kencang akan memberi beban yang berlebih.Namun sebaliknya jika rantai yang disetel terlalu kendur dikhawatirkan akan membuat rantai terlepas dari mata gir.

Rantai kendur akan mengeluarkan suara aneh dan akan memberikan sentakan yang berlebih saat motor pertama kali dijalankan. Tingkat kekeduran optimalnya 2-3 cm.

4. Cek kondisi gir kecil. Biasanya banyak kotoran banyak menempel pada bagian itu. Putaran rantai juga menjadi keset dan tidak lancar. Setelah itu pastikan gir depan dan gir belakang sejajar.

5. Ganti sproket depan, sproket belakang serta rantai begitu usianya sudah 1,5-2 tahun (15.000 km keatas). Jangan potong rantai dengan alasan menghemat kantong.

6. Jangan keseringan melakukan akselerasi sejak awal, karena memperpendek usia logam rantai. “Terlalu sering akselerasi maka memperpendek usia logam,” tutup Abidin.

Muhammad Ikhsan – detikOto
Posting Iklan 50 Situs